Jadup Belum Cair, Warga Huntara Rumoh Rayeuk Bertahan di Tengah Keterbatasan
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Warga korban banjir yang menempati hunian sementara (huntara) di Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, hingga Selasa (7/4/2026) masih menunggu realisasi bantuan Jatah Hidup (jadup) dari pemerintah.
Bantuan yang diharapkan dapat menunjang kebutuhan dasar tersebut belum juga diterima, meski telah lebih dari satu bulan sejak bencana banjir melanda wilayah itu. Kondisi ini membuat sebagian warga harus bertahan dengan kemampuan sendiri di tengah keterbatasan.
Salah seorang warga huntara, Idris (50), mengatakan dirinya belum pernah menerima jadup sejak bantuan itu diinformasikan akan disalurkan kepada korban terdampak.
“Sejak awal belum ada kami terima. Informasinya masih menunggu pendataan selesai,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pendataan disebut telah dilakukan beberapa waktu lalu. Namun hingga kini belum ada kejelasan lanjutan terkait validasi maupun jadwal penyaluran bantuan.
Selain menghadapi ketidakpastian bantuan pangan, warga juga harus menanggung kebutuhan lain secara mandiri. Untuk kebutuhan listrik di huntara, misalnya, setiap keluarga mengeluarkan biaya sekitar Rp20.000 per minggu.
Sejumlah warga juga mengaku belum menerima perlengkapan dasar seperti kasur dan peralatan rumah tangga, sehingga harus berupaya sendiri untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Kondisi semakin berat karena sebagian warga kehilangan sumber penghasilan akibat banjir. Idris menyebut, ia harus memenuhi kebutuhan keluarganya tanpa pendapatan tetap.
“Sekarang kami berusaha mencukupi kebutuhan sehari-hari semampunya,” katanya.
Warga yang telah menempati huntara sekitar 20 hari itu berharap pemerintah segera memberikan kepastian terkait penyaluran jadup. Selain itu, mereka juga meminta percepatan proses validasi data penerima bantuan serta pemenuhan fasilitas dasar di lokasi huntara.
Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terkait jadwal penyaluran jadup bagi warga di Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan.
Masyarakat berharap bantuan yang telah dijanjikan dapat segera direalisasikan guna mendukung proses pemulihan pascabencana.***



