BERITA TERKINI

Doa 3 Tahun Wafat Banta Syarif, Gemarikan Hadir Hangatkan Malam Penuh Khidmat di Kediaman Marlina Usman

Doa 3 Tahun Wafat Banta Syarif, Gemarikan Hadir Hangatkan Malam Penuh Khidmat di Kediaman Marlina Usman

BANDA ACEH  | PASESATU.COM
— Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti kediaman Marlina Usman di kawasan Ulee Kareng, Banda Aceh, Kamis (23/4/2026) malam. Keluarga besar Muzakir Manaf menggelar doa bersama untuk mengenang tiga tahun wafatnya almarhum Banta Syarif bin Muzakir Manaf.

Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB di Jalan Poteumeuruhom, Dusun Tgk. Chiek, Ilie Ulee Kareng itu berlangsung khidmat, dihadiri sejumlah tokoh penting daerah, pejabat pemerintah, serta masyarakat yang turut larut dalam doa dan zikir.

Lantunan samadiah dan doa dipimpin oleh ulama kharismatik, Tgk Abdul Aziz dan Tgk Bustaman, yang membawa suasana semakin syahdu. Para jamaah tampak khusyuk memanjatkan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wali Kota Illiza Sa'aduddin Djamal bersama Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah, Ketua DPR Aceh, para kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), tokoh perempuan, serta undangan lainnya.

Di tengah suasana religius, kegiatan semakin terasa hangat dengan kehadiran Tim Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh. Dipimpin Fitriani, tim tersebut sigap melayani para tamu undangan dan jamaah dengan sajian bakso ikan yang hangat dan lezat.

Kehadiran Gemarikan tidak hanya menjadi bagian dari pelayanan konsumsi, tetapi juga sarana edukasi gizi kepada masyarakat. Melalui sajian olahan ikan, tim turut mengajak masyarakat untuk meningkatkan konsumsi ikan sebagai sumber protein berkualitas dalam mendukung kesehatan dan pencegahan stunting.

Kekompakan tim yang terdiri dari Heri, Fakhri, Haris, Dila, Anis, Ani, Hilda, Hamdani, Fajri, Ngoh Yan, Yanti, Rika, serta dibantu Bg Din, turut menyukseskan kegiatan tersebut dengan pelayanan yang maksimal.

Malam doa bersama ini tidak hanya menjadi momen mengenang almarhum, tetapi juga mempererat silaturahmi serta menghadirkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Aceh.***

Penulis : Hamdani