Plt Sekda Aceh Utara Dampingi Dirjen Adwil Tinjau Huntara di Langkahan
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara, Jamaluddin, S.Sos., M.Pd., menunjukkan peran aktif pemerintah daerah dalam penanganan pascabencana dengan mendampingi langsung kunjungan Direktur Jenderal Administrasi Kewilayahan (Dirjen Adwil) Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA, ke Kecamatan Langkahan, Selasa (17/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Jamaluddin tidak hanya hadir sebagai pendamping, tetapi juga menjadi penghubung utama antara pemerintah daerah dan pusat dalam memastikan kondisi warga terdampak mendapat perhatian serius.
Peninjauan difokuskan pada lokasi hunian sementara (huntara) di Dusun Kareung dan Dusun Leubok Meuku, Gampong Buket Linteung. Jamaluddin terlihat aktif menjelaskan kondisi lapangan, termasuk kebutuhan mendesak warga yang masih bertahan di tenda pengungsian.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus berupaya maksimal agar masyarakat terdampak segera mendapatkan hunian yang layak. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk percepatan penanganan,” ujar Jamaluddin.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dan terus melakukan berbagai langkah, mulai dari pendataan, penyediaan bantuan, hingga memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan sesuai harapan.
Selain peninjauan, Jamaluddin bersama Safrizal ZA juga menyerahkan bantuan berupa peralatan dapur kepada warga. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan.
Menurut Jamaluddin, kehadiran pemerintah pusat di lokasi terdampak menjadi dorongan kuat bagi pemerintah daerah untuk mempercepat penyelesaian persoalan huntara dan pengungsian.
“Kami berharap dengan sinergi ini, proses pembangunan hunian tetap dapat segera terealisasi sehingga masyarakat tidak terlalu lama tinggal di tempat sementara,” tambahnya.
Peran aktif Plt Sekda Aceh Utara dalam kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus berada di garis depan dalam memastikan kesejahteraan warga terdampak bencana.(*)





