BERITA TERKINI

Pembangunan Huntara di Langkahan Belum Tuntas, Sanitasi Masih Jadi Persoalan


ACEH UTARA | PASESATU.COM 
— Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban banjir di Dusun Bahagia, Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, mulai dimanfaatkan warga. Namun, fasilitas pendukung, khususnya sanitasi, dinilai belum memadai.

Berdasarkan amatan di lokasi pada Sabtu (28/3/2026), bangunan huntara telah berdiri dan ditempati, tetapi sistem sanitasi belum tertata dengan baik. Genangan air masih terlihat di sekitar kawasan, sementara saluran pembuangan belum berfungsi optimal.

Sejumlah warga menyatakan bahwa keberadaan huntara sangat membantu sebagai tempat tinggal sementara pascabanjir. Namun, mereka berharap pembangunan tidak hanya berfokus pada fisik bangunan, tetapi juga pada kelengkapan fasilitas dasar.

“Bangunannya sudah ada, tapi saluran air dan sanitasi masih perlu diperbaiki,” ujar seorang warga.

Dalam standar penanganan pascabencana, pembangunan huntara tidak hanya mencakup penyediaan tempat tinggal, tetapi juga sarana pendukung seperti air bersih, drainase, dan lingkungan yang sehat. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas hidup dan kesehatan warga selama masa pemulihan.

Kondisi sanitasi yang belum optimal berpotensi menimbulkan risiko kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia. Oleh karena itu, perbaikan infrastruktur pendukung menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan huntara.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai langkah lanjutan untuk penyempurnaan fasilitas di kawasan tersebut.

Warga berharap pemerintah daerah segera melengkapi pembangunan huntara dengan sistem sanitasi yang layak agar hunian sementara benar-benar menjadi tempat yang aman, sehat, dan mendukung proses pemulihan pascabencana.(*)


Penulis : Abdul Rafar| Editor: Syahrul