BERITA TERKINI

Hujan Deras Kembali Rendam Sejumlah Sekolah di Aceh Utara

Penulis : Abdul Rafar | Editor : Syahrul

ACEH UTARA | PASESATU.COM Sejumlah sekolah di Kabupaten Aceh Utara kembali terdampak genangan air akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu malam hingga Kamis pagi (08/01/2026). Di antaranya adalah SD Negeri 5 Baktiya yang sebelumnya sempat terdampak banjir bandang, serta SD Negeri 7 Kecamatan Tanah Jambo Aye.

Pantauan di SD Negeri 7 Tanah Jambo Aye menunjukkan air menggenangi hampir seluruh halaman sekolah. Genangan air berwarna keruh menutupi jalan setapak menuju ruang kelas, sehingga siswa dan guru harus berhati-hati saat melintas. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas belajar mengajar terganggu, terutama kegiatan di luar ruangan.

Kepala SD Negeri 7 Tanah Jambo Aye, Azizah, S.Pd.I, mengatakan pihak sekolah khawatir genangan air akan semakin meluas apabila hujan kembali turun. “Jika hujan berlanjut, bukan tidak mungkin air masuk ke ruang kelas. Kami khawatir fasilitas sekolah dan buku pelajaran rusak, serta keselamatan anak-anak terganggu,” ujarnya.

Menurut keterangan pihak sekolah, genangan air diduga diperparah oleh saluran drainase yang belum berfungsi optimal. Material sisa banjir sebelumnya masih menyumbat aliran air sehingga air hujan sulit mengalir keluar dari area sekolah. Seorang guru menyebutkan bahwa kondisi tersebut kerap terjadi setiap musim hujan.

“Setiap hujan deras, air pasti menggenang. Drainase di sekitar sekolah belum dibersihkan secara menyeluruh sejak banjir sebelumnya,” kata guru tersebut.

Dampak genangan air tidak hanya dirasakan oleh pihak sekolah, tetapi juga warga sekitar. Air yang meluap ke badan jalan menyebabkan aktivitas warga terganggu dan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan, terutama bagi anak-anak.

Pihak sekolah berharap adanya perhatian dan penanganan dari instansi terkait, khususnya dalam perbaikan dan normalisasi saluran drainase. “Kami berharap ada solusi jangka panjang agar sekolah tidak terus-menerus terdampak genangan air setiap musim hujan,” kata Azizah.

Hingga berita ini diturunkan, cuaca di wilayah tersebut masih mendung dan berpotensi hujan. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa penanganan infrastruktur pascabanjir masih membutuhkan perhatian serius demi kenyamanan dan keselamatan lingkungan pendidikan serta masyarakat sekitar.(*)