BERITA TERKINI

Warga Dorong Pemkab Aceh Utara Terbitkan Maklumat Penertiban Pasar Ikan Panton Labu

Aktivitas pedagang yang berjualan di badan jalan Pasar Ikan Panton Labu, Aceh Utara, menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Kondisi jalan yang masih berlumpur pascabanjir diperparah dengan lapak pedagang di pinggir jalan, sehingga kendaraan roda dua dan roda empat harus bergantian melintas dan memicu kemacetan, Senin (15/12/2025). Foto Abdulrafar / pasesatu.com 

ACEH UTARA | PASESATU.COM — Aktivitas di Pasar Ikan Panton Labu mulai kembali berjalan setelah banjir besar melanda kawasan tersebut pada 26 November 2025 lalu. Meski material lumpur di badan jalan telah dibersihkan, kondisi di sekitar pasar masih dinilai belum tertib karena sejumlah pedagang memilih berjualan di pinggir jalan utama.

Keberadaan lapak di badan jalan tersebut dikeluhkan warga dan relawan, lantaran menghambat akses lalu lintas serta mobilitas distribusi bantuan bagi korban banjir di Kecamatan Langkahan. Jalan tersebut merupakan jalur utama yang kerap dilalui kendaraan pengangkut logistik.

Sejumlah warga meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Utara segera mengeluarkan maklumat resmi agar para pedagang kembali menempati lapak yang telah disediakan di dalam area pasar. Menurut warga, penertiban diperlukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, kebersihan lingkungan, serta kenyamanan masyarakat.

“Setelah banjir, kami berharap kondisi kota kembali tertib. Jalan ini sangat penting, apalagi masih digunakan untuk penyaluran bantuan. Pedagang seharusnya kembali ke lapak masing-masing,” ujar seorang warga Panton Labu, Minggu (15/12/2025).

Warga juga berharap aparat terkait, termasuk kepolisian dan perangkat daerah, dapat melakukan pengawasan serta penertiban secara persuasif. Langkah tersebut dinilai perlu agar aktivitas perdagangan tetap berjalan tanpa mengganggu kepentingan umum.

Masyarakat menilai, dengan adanya maklumat resmi dari pemerintah daerah serta pengawasan yang konsisten, ketertiban Pasar Ikan Panton Labu dapat segera dipulihkan. Selain itu, akses jalan utama di kawasan tersebut diharapkan kembali lancar sehingga aktivitas warga dan penyaluran bantuan pascabanjir dapat berlangsung tanpa kendala.(*)