Kebakaran Hanguskan Satu Unit Rumah Warga di Langkahan, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah
![]() |
| Rumah milik pasangan suami istri, Zulkarnain (53) dan Mislawari (43), warga Dusun Abadi, hangus terbakar, pada Minggu 01/06/2025.(Foto. Kiriman Warga) |
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Sebuah rumah warga di Gampong Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, dilalap si jago merah pada Minggu (1/6/2025) siang. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB itu menghanguskan seluruh bagian rumah, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Rumah yang terbakar diketahui milik pasangan suami istri, Zulkarnain (53) dan Mislawari (43), warga Dusun Abadi, Kemukiman Rampah. Saat kejadian, pemilik rumah dan keluarganya sedang berada di kebun yang berjarak cukup jauh dari tempat tinggal mereka.
Menurut keterangan Mukim Pinto Rimba, Muhammad Hasan, SE—yang akrab disapa Peutua Syik—api pertama kali terlihat oleh warga setempat. Warga berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun karena material rumah berbahan kayu dan kondisi cuaca yang panas disertai angin kencang, api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan.
“Api sudah dalam keadaan besar saat pertama kali diketahui. Karena rumah terbuat dari bahan kayu dan cuaca sangat panas, api cepat menyebar,” ujar Peutua Syik kepada wartawan.
Seluruh isi rumah termasuk surat-surat berharga, perabotan, dan pakaian tidak sempat diselamatkan. Akibat kejadian ini, keluarga korban terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat.
Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik.
Peutua Syik mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama dalam menghadapi cuaca panas ekstrem yang berisiko memicu kebakaran. Ia juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan maupun lahan.
Pihak gampong dan warga setempat berharap ada perhatian dari pemerintah daerah maupun para dermawan untuk membantu meringankan beban keluarga korban yang kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta benda.(*)



