BERITA TERKINI

RKPA Aceh 2026: Fokus Pembangunan

Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA. (Foto Dok Humas Pemprov Aceh) 


PASESATU.COM |BANDA ACEH – Pemerintah Aceh menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) Tahun 2026 di Banda Aceh pada Selasa (25/3/2025). Forum ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari pemerintah pusat, legislatif, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat sipil.


Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa RKPA 2026 akan difokuskan pada peningkatan produktivitas sektor unggulan melalui hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam (SDA). Langkah ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.


"Forum ini merupakan wadah strategis untuk menyepakati permasalahan pembangunan, menentukan prioritas daerah, dan menyelaraskan program pembangunan dengan target provinsi," ujar Nasir.


Nasir juga menyampaikan capaian positif Pemerintah Aceh dalam menurunkan angka kemiskinan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, tingkat kemiskinan pada September 2024 turun menjadi 12,64 persen, menurun 1,59 persen poin dibandingkan Maret 2024.


"Meskipun trennya positif, kita tidak boleh berpuas diri. Diperlukan inovasi dan strategi intervensi yang lebih efektif untuk terus menekan angka kemiskinan," tambahnya.


Pemerintah Aceh berkomitmen untuk meningkatkan perlindungan sosial, mendorong peningkatan pendapatan keluarga, dan memperluas akses pendidikan guna memutus rantai kemiskinan. Nasir juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat dalam memastikan kebijakan pembangunan yang efektif dan tepat sasaran.


"Dengan semangat kebersamaan, kita harus bekerja sama, menyatukan visi, dan membangun sinergi agar RKPA 2026 benar-benar menjadi instrumen yang mampu mendorong pembangunan Aceh yang lebih maju, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," tutupnya.


Forum ini diharapkan menghasilkan masukan konstruktif yang akan memperkaya perencanaan pembangunan Aceh tahun 2026.***