Pengelolaan Sampah Aceh Utara Terkendala Armada dan Kesadaran Warga
Font Terkecil
Font Terbesar
![]() |
| Kadis DLHK Aceh Utara Saifullah. (Foto Syahrul Usman) |
Saat ini, wilayah Aceh Utara menghasilkan sekitar 250 ton sampah per hari, dan jumlah tersebut meningkat dua kali lipat selama bulan Ramadan. Hal ini disampaikan oleh Saifullah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Aceh Utara, kepada awak media pada Rabu, 26 Maret 2025.
Saifullah juga mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya menangani masalah sampah, meskipun keterbatasan armada menjadi kendala utama.
"Dari total 25 unit armada yang tersedia, salah satunya mengalami kecelakaan dan rusak berat, sehingga menghambat proses pengangkutan sampah di beberapa kecamatan. Namun, pada tahun 2025, Pemkab Aceh Utara mendapatkan bantuan satu unit armada dari Pemerintah Provinsi Aceh untuk memperkuat operasional pengangkutan sampah," ujar Saifullah.
Selain itu, DLHK juga berencana mengadakan alat pengolahan sampah sebagai bagian dari upaya daur ulang, sesuai dengan arahan Kementerian Lingkungan Hidup.
"Jika rencana ini terealisasi, pengelolaan sampah di Aceh Utara diharapkan dapat lebih efektif dan memberikan manfaat bagi daerah," tambahnya.
![]() |
| Tumpukan sampah yang di buang warga dipinggir jalan |
Di sisi lain, rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempat yang telah disediakan turut memperparah kondisi ini. Sampah masih sering dibuang secara sembarangan, meskipun telah tersedia tempat pembuangan sampah di masing-masing kecamatan.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah daerah berencana melakukan sosialisasi terkait pemilahan dan pengelolaan sampah. Namun, karena keterbatasan anggaran, program ini belum dapat direalisasikan sepenuhnya.
Saifullah juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan beberapa pihak untuk bekerja sama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah.
"Kami berharap, dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, penanganan sampah di Aceh Utara dapat lebih baik di masa mendatang," tutupnya.***




