BERITA TERKINI

Jejak Banjir Terasa Saat Memasuki Gerbang Desa

Penulis : Abdul Rafar | Editor : Syahrul

ACEH TIMUR | PASESATU.COM — Suasana pilu langsung terasa saat memasuki pintu gerbang Desa Sah Raja, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur. Jalan utama desa masih dipenuhi sisa lumpur, sementara tumpukan kayu serta sampah yang terbawa arus banjir tampak berserakan di sejumlah sudut. Aroma tanah basah bercampur lumpur menjadi penanda bahwa bencana tersebut belum sepenuhnya berlalu.

Deretan rumah warga terlihat terbuka. Perabotan rumah tangga dijemur di halaman, sebagian lainnya tampak rusak dan tak lagi dapat digunakan. Warga bahu-membahu membersihkan sisa lumpur dengan peralatan seadanya, berupaya mengembalikan kehidupan ke kondisi normal meski keterbatasan masih membayangi.

Anak-anak terlihat bermain di sekitar halaman rumah tanpa sepenuhnya menyadari besarnya bencana yang baru saja mereka alami. Di balik tawa polos itu, tersimpan trauma dan rasa kehilangan yang dirasakan para orang tua. Banyak warga mengaku masih diliputi kekhawatiran setiap kali hujan turun, karena takut banjir kembali melanda.

Meski demikian, aparat keamanan dari unsur TNI terus bekerja keras membantu proses pembersihan jalan dan menyingkirkan gelondongan kayu yang terbawa arus banjir. Alat berat menjadi pemandangan sehari-hari di desa tersebut, sementara warga dan aparat saling bahu-membahu membersihkan rumah serta lingkungan sekitar.

Warga berharap perhatian dan bantuan berkelanjutan dari pemerintah agar pemulihan pascabanjir dapat segera terwujud, terutama dalam perbaikan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Banjir yang melanda kawasan ini tidak hanya merusak fisik desa, tetapi juga meninggalkan luka mendalam bagi warganya. Namun, di balik lumpur dan puing-puing yang tersisa, harapan untuk bangkit kembali masih terus menyala.(*)