DPRK Aceh Timur Desak Pemkab Bangun Tower BTS di Wilayah Blankspot
ACEH TIMUR | PASESATU.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar segera membangun tower Base Transceiver Station (BTS) di sejumlah desa pedalaman yang hingga kini masih kesulitan mengakses jaringan internet.
Usulan ini disampaikan Anggota DPRK Aceh Timur dari Fraksi PKB, Mahmuddin, yang menilai kebutuhan akan infrastruktur komunikasi sudah sangat mendesak, khususnya bagi masyarakat di kawasan pedalaman.
Menurut Mahmuddin, sejumlah desa seperti Sijudo, Pante Labu, Suka Damai, dan Sijuk di Kecamatan Pante Bidari, sampai saat ini masih mengalami blankspot dan kesulitan komunikasi jarak jauh.
“Tidak bisa dipungkiri, masih banyak desa yang sulit mengakses internet, terutama di wilayah terpencil. Oleh karena itu, kami mendorong agar dinas terkait segera membangun tower BTS di desa-desa tersebut,” kata Mahmuddin saat ditemui media ini di sebuah warung kopi perbatasan Aceh Timur–Aceh Utara, Sabtu (23/8/2025).
Ia menambahkan, usulan tersebut merupakan hasil aspirasi masyarakat yang disampaikan langsung kepada DPRK. Karena itu, pihaknya berharap Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Aceh Timur segera melakukan inventarisasi desa-desa yang masih mengalami blankspot.
“Harapan kami, aspirasi masyarakat ini dapat segera direalisasikan. Diskominfosantik perlu mengidentifikasi desa-desa yang blankspot dan menganggarkan pembangunan tower BTS sesuai kebutuhan daerah,” tegasnya.
Langkah tersebut, lanjut Mahmuddin, akan meningkatkan akses komunikasi dan informasi bagi masyarakat pedesaan serta mendukung percepatan pembangunan daerah.
Hal senada disampaikan warga Desa Sijudo, Abubakar (30), yang mengaku sangat membutuhkan keberadaan tower BTS. Menurutnya, sinyal telepon seluler di desanya kerap hilang dan sulit digunakan untuk berkomunikasi, bahkan sering kali tidak ada sama sekali.
“Warga sangat membutuhkan pembangunan tower jaringan internet, karena di sini jaringannya sering hilang timbul. Anak-anak sekolah pun kadang terpaksa pergi ke desa lain hanya untuk mendapatkan jaringan,” tutur Abubakar.
Masyarakat berharap Pemkab Aceh Timur melalui Diskominfosantik dapat segera merealisasikan pembangunan tower BTS agar desa-desa pedalaman tidak lagi terisolasi dari akses informasi digital.(*)
