Patah Kaki di Perantauan, GAM Fasilitasi Pemulangan PMI Asal Aceh Utara dari Malaysia
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Musliadi, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Nibong, Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, akhirnya dapat kembali ke tanah kelahirannya setelah mengalami musibah patah kaki saat bekerja di Malaysia.
Dalam kondisi membutuhkan perawatan dan pendampingan keluarga, kepulangan Musliadi mendapat perhatian dari Group Aceh Meutuah (GAM) yang turut membantu memfasilitasi proses pemulangannya dari Malaysia ke Aceh.
Musliadi tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB dengan menggunakan pesawat AirAsia.
Setelah mendarat di Aceh, perjalanan Musliadi belum langsung berakhir. Dengan kondisi kaki yang patah, ia kemudian melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman dengan menumpang mobil penumpang umum untuk bertemu keluarga dan mendapatkan perawatan.
Untuk proses pemulangan tersebut, biaya yang dibutuhkan mencapai Rp6.900.000. Dari jumlah tersebut, GAM memberikan bantuan sebesar Rp3.880.000, sementara Rp3.020.000 lainnya ditanggung oleh pihak keluarga.
Bagi seorang pekerja yang tengah tertimpa musibah di negeri orang, perjalanan pulang bukan sekadar soal tiket dan transportasi. Ada beban biaya, kondisi fisik yang terbatas, serta kerinduan untuk kembali berkumpul bersama keluarga.
Kepedulian GAM dalam membantu pemulangan Musliadi menjadi bentuk solidaritas terhadap sesama masyarakat Aceh yang menghadapi kesulitan di perantauan.
Bantuan tersebut setidaknya dapat meringankan beban keluarga, sekaligus memastikan Musliadi dapat kembali ke kampung halaman untuk menjalani proses pemulihan bersama orang-orang terdekatnya.
Musibah yang dialami Musliadi juga menjadi pengingat bahwa di balik keberadaan para PMI di luar negeri, terdapat perjuangan dan risiko yang tidak ringan. Ketika musibah datang, dukungan dan kepedulian dari sesama menjadi sangat berarti bagi mereka yang sedang berada dalam kondisi sulit.***




