Pemkab Aceh Utara Serahkan 852 Motor Operasional untuk Imum Gampong, Perkuat Pelayanan Keagamaan di Desa
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara mulai menyalurkan sebanyak 852 unit sepeda motor operasional kepada seluruh imum gampong di Aceh Utara, Senin (27/7/2026). Bantuan ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah daerah untuk mendukung pelayanan keagamaan dan memperkuat pelaksanaan Syariat Islam hingga tingkat desa.
Penyerahan kendaraan secara simbolis berlangsung di halaman Kantor Bupati Aceh Utara, Lhoksukon. Seluruh sepeda motor yang disalurkan diperuntukkan bagi 852 gampong yang tersebar di Kabupaten Aceh Utara.
Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil atau yang dikenal dengan sapaan Ayah Wa, mengatakan bantuan kendaraan operasional tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah agar para imum gampong dapat menjalankan tugas pelayanan keagamaan secara lebih efektif.
Menurutnya, keberadaan kendaraan operasional diharapkan mampu meningkatkan mobilitas para imam desa dalam melaksanakan pembinaan umat sekaligus memperkuat penerapan Syariat Islam di lingkungan gampong.
Sebelum proses penyaluran dilakukan, Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Utara telah menyelesaikan verifikasi administrasi terhadap seluruh calon penerima. Verifikasi dilakukan melalui sistem jemput bola di tingkat kecamatan guna memastikan bantuan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Utara, Hadaini, S.Sos., menyebutkan seluruh unit kendaraan telah disalurkan sesuai jumlah gampong yang ada di Aceh Utara.
"Alhamdulillah hari ini Pemkab Aceh Utara telah menyerahkan kendaraan kepada para imum gampong sebanyak 852 unit, sesuai dengan jumlah gampong yang ada di Kabupaten Aceh Utara," kata Hadaini usai penyerahan di Lhoksukon, Senin.
Ia mengingatkan para penerima agar memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik serta melakukan perawatan secara berkala sehingga kendaraan dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang.
Hadaini juga berharap bantuan kendaraan operasional tersebut dapat mendukung aktivitas para imum gampong dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat, termasuk mengajak warga memakmurkan masjid dan meunasah melalui pelaksanaan salat berjamaah lima waktu.
"Kami berharap kendaraan ini dirawat sebagaimana kendaraan milik sendiri. Selain itu, pembinaan kehidupan beragama di gampong juga terus diperkuat sesuai harapan pemerintah daerah, sehingga masyarakat semakin aktif melaksanakan salat berjamaah lima waktu," ujarnya.
Selain menunjang kegiatan pembinaan keagamaan, kendaraan operasional tersebut diharapkan dapat mempermudah koordinasi antara imum gampong dengan pemerintah desa, kecamatan hingga pemerintah kabupaten.
Dengan meningkatnya mobilitas para imam desa, pemerintah berharap pelayanan keagamaan, komunikasi antarlembaga, serta pelaksanaan program pembinaan masyarakat di tingkat gampong dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan responsif.***



