MTQ Ke-III Cot Girek, Upaya Menyalakan Kembali Semangat Al-Qur'an di Kalangan Generasi Muda
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an kembali menggema di Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara. Selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Juli 2026, pemerintah kecamatan bersama masyarakat menggelar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-III sebagai ruang pembinaan sekaligus syiar Islam bagi generasi muda.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi anak-anak muda pada era digital, MTQ tidak hanya dipandang sebagai ajang perlombaan membaca Al-Qur'an. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi pengingat agar nilai-nilai Al-Qur'an tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Panitia MTQ Ke-III, Ustaz Nuryaumin, menilai kecintaan sebagian generasi muda terhadap Al-Qur'an perlu terus diperkuat melalui kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat secara luas.
Menurutnya, penyelenggaraan MTQ merupakan salah satu ikhtiar untuk membumikan Al-Qur'an agar tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat dakwah dengan mendukung berbagai kegiatan keislaman di tingkat gampong maupun kecamatan.
"MTQ ini menjadi bagian dari upaya kita menghidupkan kembali semangat mencintai Al-Qur'an, khususnya di kalangan generasi muda," ujar Nuryaumin saat pembukaan kegiatan, Jumat (17/7/2026).
Hal senada disampaikan Camat Cot Girek, M. Kasim, S.Sos. Ia mengapresiasi kerja sama panitia, unsur Muspika, tokoh agama, pemerintah gampong, serta seluruh pihak yang terlibat hingga MTQ dapat terlaksana.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan mampu melahirkan generasi yang memiliki kecintaan kuat terhadap Al-Qur'an serta berakhlak mulia.
Pembukaan MTQ berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah, di antaranya Danramil, Kapolsek, anggota DPRK Aceh Utara Nasrizal yang akrab disapa Cek Bay, Ketua MPU, perwakilan HUDA, para geuchik, imum mukim, ulama, pimpinan dayah, kafilah, peserta MTQ, serta masyarakat yang memadati lokasi acara.
Bagi masyarakat Cot Girek, MTQ bukan sekadar agenda tahunan. Kegiatan tersebut menjadi simbol kebersamaan dalam menjaga syiar Islam sekaligus menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an kepada generasi penerus, agar nilai-nilainya tetap tumbuh dan mengakar di tengah perubahan zaman.***


