Bupati Aceh Utara Resmikan Huntap Korban Banjir di Meunasah Bujok, 40 Unit Diserahkan kepada Warga
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia meresmikan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak banjir di Gampong Meunasah Bujok, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (4/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 40 unit rumah diserahkan secara simbolis kepada warga penerima manfaat dari total 100 unit Huntap yang dibangun melalui program kemanusiaan. Sementara itu, 60 unit lainnya masih dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan segera rampung agar dapat segera ditempati oleh masyarakat yang membutuhkan.
Peresmian ditandai dengan penyerahan kunci rumah kepada para penerima manfaat sebagai simbol dimulainya pemanfaatan hunian permanen yang dibangun untuk memberikan rasa aman, kenyamanan, serta kepastian tempat tinggal bagi warga yang terdampak bencana.
Acara tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Utara, Muspika Kecamatan Baktiya, perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, pihak pelaksana pembangunan PT Karya Mukti Bersaudara yang dipimpin H. Abdul Mukti Umar, tokoh masyarakat Aceh Utara T. Thamrin Mahmud atau yang akrab disapa Ampon Wen, para tokoh agama, tokoh masyarakat setempat, serta warga penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan hunian tetap tersebut. Menurutnya, kehadiran Huntap ini menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk bangkit dan memulai kehidupan yang lebih baik setelah menghadapi berbagai kesulitan akibat bencana banjir yang melanda.
“Pembangunan hunian tetap ini merupakan bentuk kepedulian dan gotong royong berbagai pihak dalam membantu masyarakat. Kami berharap rumah-rumah ini dapat memberikan kenyamanan serta meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program kemanusiaan dan membantu masyarakat yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang suku, agama, ras, maupun golongan.
Warga penerima manfaat mengaku bersyukur atas bantuan hunian tetap yang mereka terima. Kehadiran rumah permanen tersebut dinilai mampu memberikan ketenangan dan kepastian bagi keluarga mereka setelah sebelumnya mengalami dampak bencana yang cukup berat. Mereka juga berharap pembangunan 60 unit Huntap yang masih dalam proses dapat segera diselesaikan sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaat program tersebut.
Peresmian Huntap di Gampong Meunasah Bujok menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh Utara secara berkelanjutan.***





