BERITA TERKINI

Banjir Luapan Krueng Peuto Rendam Sejumlah Gampong di Lhoksukon

Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Aceh Utara dan kawasan pegunungan Kabupaten Bener Meriah menyebabkan Sungai Krueng Peuto meluap. Akibatnya, sejumlah gampong di Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, terendam banjir pada Minggu (10/5/2026) malam.

ACEH UTARA | PASESATU.COM
— Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Aceh Utara dan kawasan pegunungan Kabupaten Bener Meriah menyebabkan Sungai Krueng Peuto meluap. Akibatnya, sejumlah gampong di Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, terendam banjir pada Minggu (10/5/2026) malam.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto, melalui Kasi Humas AKP Bambang mengatakan, banjir mulai terjadi sekitar pukul 22.00 WIB dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 50 sentimeter.

“Air Sungai Krueng Peuto meluap dan menggenangi rumah warga serta area persawahan. Kondisi ini juga dipengaruhi tanggul sungai yang sebelumnya jebol dan belum diperbaiki,” kata AKP Bambang.

Sejumlah gampong yang terdampak banjir di antaranya Gampong Kumbang, Gampong Dayah, Gampong Meunasah Krueng, dan Gampong Gelumpang. Selain permukiman warga, banjir juga merendam dua fasilitas pendidikan, yakni SMP Negeri 4 Lhoksukon dan SD Negeri 9 Lhoksukon.

Meski demikian, aktivitas masyarakat dilaporkan masih berlangsung normal dan belum ada warga yang mengungsi ke tempat aman.

Personel Polsek Lhoksukon bersama Bhabinkamtibmas terus melakukan pemantauan di lokasi banjir. Aparat juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan meningkatnya debit air, terutama jika curah hujan kembali tinggi.

Menurut AKP Bambang, tingginya curah hujan di kawasan pegunungan Kabupaten Bener Meriah menyebabkan debit Sungai Krueng Peuto meningkat secara signifikan. Selain itu, kondisi bantaran sungai yang mengalami pendangkalan turut memperbesar risiko luapan air ke permukiman warga.

Ia menambahkan, normalisasi aliran Sungai Krueng Peuto serta perbaikan tanggul yang rusak dinilai penting untuk mengurangi risiko banjir serupa di masa mendatang.***