BERITA TERKINI

Jadup dan Bantuan Ekonomi Mulai Tiba di Madat, Imum Mukim Minta Jangan Ada Warga Tertinggal

Jadup dan Bantuan Ekonomi Mulai Tiba di Madat, Imum Mukim Minta Jangan Ada Warga Tertinggal

ACEH TIMUR | PASESATU.COM
— Penyaluran Jatah Hidup (Jadup), bantuan pemberdayaan ekonomi, serta isian perabot rumah tangga bagi warga terdampak di Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, mulai berjalan. Di tengah proses itu, Imum Mukim Madat, Azhar Ab, menyampaikan apresiasi sekaligus mengingatkan agar tidak ada satu pun warga yang luput dari perhatian.

Pernyataan tersebut disampaikan Azhar Ab pada Jum’at (10/4/2026), menyusul mulai diterimanya sejumlah bantuan oleh masyarakat yang selama ini masih berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.

Menurutnya, bantuan yang mulai disalurkan itu menjadi angin segar bagi warga yang sudah lama bertahan dalam keterbatasan. Namun, ia menegaskan bahwa proses distribusi harus benar-benar adil, tepat sasaran, dan menyentuh seluruh masyarakat terdampak, bukan hanya sebagian.

“Kami sangat mengapresiasi bantuan yang mulai disalurkan ini. Jadup sangat dibutuhkan warga untuk kebutuhan sehari-hari, bantuan ekonomi penting agar masyarakat bisa bangkit kembali, dan perabot rumah tangga juga sangat membantu keluarga yang kehilangan banyak perlengkapan dasar,” ujar Azhar Ab.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa bantuan bukan sekadar soal penyaluran administratif, melainkan soal kehadiran nyata negara dan kepedulian semua pihak terhadap warga yang sedang berusaha bangkit dari kondisi sulit.

“Harapan kami, jangan ada warga terdampak yang tertinggal. Semua harus benar-benar terdata dan merasakan bantuan ini. Karena di lapangan, beban yang ditanggung masyarakat itu nyata, bukan sekadar angka dalam laporan,” tegasnya.

Azhar menilai, bantuan yang diberikan saat ini memang sangat membantu, namun pemulihan masyarakat tidak bisa diselesaikan hanya dengan bantuan sesaat. Menurutnya, warga juga membutuhkan perhatian lanjutan, terutama untuk menghidupkan kembali roda ekonomi keluarga yang sempat lumpuh akibat musibah.

Ia menegaskan bahwa program pemberdayaan ekonomi harus dijalankan secara serius, agar masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan konsumtif semata, tetapi benar-benar bisa kembali mandiri.

“Kalau hanya bantuan sesaat, itu tentu membantu. Tapi warga juga harus dipikirkan bagaimana bisa kembali berdiri dengan usaha dan penghasilan mereka sendiri. Di situlah pentingnya pemberdayaan ekonomi dijalankan dengan sungguh-sungguh,” lanjutnya.

Di tengah situasi pemulihan yang masih berlangsung, penyaluran Jadup, bantuan ekonomi, dan perabot rumah tangga menjadi langkah penting bagi warga Madat untuk mulai menata ulang kehidupan mereka. Namun bagi masyarakat terdampak, yang paling dibutuhkan bukan hanya bantuan yang datang, melainkan kepastian bahwa semua yang berhak benar-benar menerima.

Azhar pun menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah ikut membantu masyarakat di Kecamatan Madat. Ia berharap perhatian terhadap warga terdampak tidak berhenti di tahap penyaluran awal, tetapi terus berlanjut hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih.***


Penulis : Abdul Rafar