Menjelang Idulfitri, Harga Migor Curah dan Telur Ayam di Pasar Panton Labu Melonjak
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Kota Panton Labu, Kabupaten Aceh Utara, mulai merangkak naik. Dua komoditas yang paling terasa kenaikannya adalah minyak goreng curah dan telur ayam ras.
Lonjakan harga ini dipicu meningkatnya permintaan masyarakat selama bulan Ramadan hingga mendekati Hari Raya Idulfitri.
Berdasarkan pantauan di lapangan, harga minyak goreng curah yang sebelumnya dijual sekitar Rp19.000 per kilogram kini naik menjadi Rp22.000 per kilogram. Sementara itu, harga telur ayam ras juga mengalami kenaikan dari Rp34.000 per papan (tray) menjadi Rp38.000 per papan.
Amatan media pada Kamis (12/3/2026) menunjukkan bahwa kenaikan harga telur ayam dan minyak goreng curah tidak hanya terjadi di Pasar Panton Labu, tetapi juga mulai terlihat di sejumlah pasar lainnya di wilayah Kabupaten Aceh Utara.
Kenaikan harga dua komoditas tersebut memicu keluhan dari sejumlah ibu rumah tangga serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mereka mengaku lonjakan harga bahan pokok ini berdampak langsung pada pengeluaran rumah tangga maupun biaya produksi usaha makanan.
Seorang ibu rumah tangga di Panton Labu mengungkapkan, kenaikan harga telur dan minyak goreng membuat pengeluaran dapur semakin membengkak, terutama selama Ramadan ketika kebutuhan konsumsi keluarga meningkat.
“Kebutuhan dapur saat Ramadan memang lebih banyak. Kalau harga telur dan minyak naik, otomatis pengeluaran juga ikut bertambah,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan pelaku UMKM yang menjual aneka gorengan dan kue. Mereka berharap harga bahan pokok tidak terus mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idulfitri karena dapat menggerus keuntungan usaha.
Para pedagang menyebutkan, kenaikan harga bahan pokok seperti minyak goreng dan telur ayam hampir selalu terjadi setiap bulan Ramadan. Kondisi ini dipicu meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk keperluan berbuka puasa, sahur, hingga persiapan berbagai hidangan menjelang Idulfitri.(*)
