Mantan Geuchik Matang Serdang Desak Pemerintah Perjuangkan Huntara Untuk Seluruh Korban Banjir
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Mantan Geuchik Gampong Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Abdul Mutaleb, mendesak pemerintah agar memperjuangkan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi seluruh warga yang terdampak banjir di wilayah tersebut.
Permintaan itu disampaikan Abdul Mutaleb saat diwawancarai pada Minggu (8/3/2026). Meski tidak lagi menjabat sebagai geuchik dan roda pemerintahan gampong kini dijalankan oleh pejabat geuchik dari kecamatan, ia mengaku masih sering didatangi warga yang mengadukan kondisi mereka pascabanjir.
“Harapan saya kepada pemerintah yang baru agar bantuan huntara untuk korban banjir dapat diperjuangkan secara merata. Jangan hanya sebagian warga yang mendapatkan, tetapi seluruh masyarakat yang terdampak harus diperhatikan,” kata Abdul Mutaleb.
Menurutnya, hingga saat ini bantuan hunian sementara tipe tunggal (single) baru diterima oleh sebagian kecil warga. Berdasarkan data yang ia ketahui, jumlah penerima masih sangat terbatas dibandingkan dengan jumlah korban banjir yang membutuhkan tempat tinggal sementara.
“Setahu saya baru sekitar 20 orang yang sudah mendapatkan huntara tipe single. Sementara yang lainnya masih belum menerima bantuan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini telah dibangun sekitar 100 kamar hunian sementara untuk tipe keluarga. Namun, untuk tipe single jumlahnya baru sekitar 20 kamar. Kondisi tersebut membuat sebagian warga korban banjir masih menunggu dan berharap adanya tambahan pembangunan huntara dari pemerintah.
Berdasarkan data yang telah diverifikasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terdapat 325 rumah warga yang mengalami rusak berat bahkan hilang akibat banjir di wilayah tersebut. Dari jumlah itu, baru sekitar 120 unit huntara yang telah dibangun dan ditempati oleh warga.
Artinya, masih ada ratusan warga korban banjir yang hingga kini belum mendapatkan kepastian hunian sementara.
“Kami berharap pemerintah segera mempercepat realisasi pembangunan huntara bagi warga yang belum mendapatkan. Masyarakat yang tersisa sangat berharap bantuan ini segera diwujudkan,” ungkap Abdul Mutaleb.
Ia menegaskan, kebutuhan hunian sementara menjadi salah satu persoalan paling mendesak bagi warga terdampak banjir di Gampong Matang Serdang.
“Warga sangat berharap pemerintah dan instansi terkait dapat menambah pembangunan huntara, khususnya tipe single, agar semua korban banjir bisa mendapatkan tempat tinggal sementara yang layak,” jelasnya.
Abdul Mutaleb juga mengungkapkan bahwa meskipun tidak lagi menjabat sebagai geuchik, banyak warga yang masih datang kepadanya untuk menyampaikan berbagai keluhan terkait kondisi mereka setelah banjir melanda.
“Walaupun saya bukan geuchik lagi, warga tetap datang mengadu. Hampir setiap hari, siang maupun malam, mereka menyampaikan keluhan dan berharap ada solusi,” ungkapnya.
Karena itu, ia berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera menindaklanjuti kebutuhan warga korban banjir di Gampong Matang Serdang agar mereka segera memperoleh hunian sementara yang layak dan aman.
“Harapan kami, pemerintah dapat segera memenuhi kebutuhan warga yang terdampak banjir di Matang Serdang,” pungkasnya.
(*)
Penulis : Abdul Rafar | Editor : Syahrul
