Kapolsek Paya Bakong Ajak 35 Anak Yatim Pedalaman Aceh Utara Beli Baju Lebaran
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Senyum bahagia terpancar dari wajah puluhan anak yatim yang datang dari desa-desa pedalaman Aceh Utara dan Aceh Timur. Menjelang Hari Raya Idulfitri, Kapolsek Paya Bakong, Irvan, mengajak 35 anak yatim berbelanja baju Lebaran di Pasar Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Minggu (15/3/2025).
Dengan mata berbinar, anak-anak itu menyusuri deretan toko pakaian di pasar. Mereka memilih sendiri baju yang akan dikenakan pada hari raya nanti. Bagi sebagian dari mereka yang berasal dari kawasan pedalaman, momen tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan bahkan mungkin baru pertama kali mereka rasakan.
Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari program Gerakan Berbagi Sepuluh Ribu yang telah digagas sejak tahun 2019. Program tersebut terus berjalan berkat kepedulian para donatur yang ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim di wilayah pedalaman Aceh.
Anak-anak yang mengikuti kegiatan ini berasal dari berbagai desa di enam kecamatan di Aceh Utara dan Aceh Timur, di antaranya Paya Bakong, Tanah Luas, Idi Rayeuk, Matang Kuli, Tanah Jambo Aye, dan Langkahan. Mereka datang dari desa-desa seperti Meria Seulemak, Sama Kurok, Teupin Bayu, Meria, Blang Mee, Kampong Jawa, Buket Linteng, serta sejumlah desa lain yang berada jauh dari pusat kota.
Kapolsek Paya Bakong, Irvan, mengaku bersyukur dapat menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi anak-anak yatim tersebut.
“Alhamdulillah, saya merasa bersyukur bisa membeli baju baru untuk anak-anak yatim. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut setiap bulan Ramadan dan pada momen-momen penting lainnya,” ujarnya.
Kegiatan itu juga mendapat apresiasi dari Kapolres Aceh Utara, Trie Aprianto, yang menilai langkah tersebut sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian.
“Alhamdulillah, anak-anak yatim bisa merayakan Lebaran dengan baju baru seperti anak-anak lainnya. Semoga uluran tangan ini dapat menghadirkan senyuman dan meringankan beban mereka,” katanya.
Program tersebut juga terlaksana berkat dukungan para donatur, baik yang berada di Aceh, luar daerah, maupun di luar negeri, yang selama ini berkontribusi melalui komunitas Geubibu dan para dermawan lainnya.
Sementara itu, Kartini, salah satu orang tua dari anak yatim yang ikut dalam kegiatan tersebut, tak mampu menyembunyikan rasa harunya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Irvan. Walaupun beliau sudah pindah tugas ke mana-mana, beliau masih ingat kepada kami, apalagi kami warga yang juga terdampak musibah,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Di tengah keterbatasan yang masih dirasakan banyak keluarga di pedalaman, baju Lebaran yang dipilih anak-anak itu mungkin tampak sederhana. Namun di baliknya tersimpan kepedulian dan kasih sayang dari banyak orang sehingga mereka tetap bisa menyambut hari raya dengan senyum yang sama seperti anak-anak lainnya.(*)

