BERITA TERKINI

Diserbu Warga Pascabanjir, Toko Baju Rp35 Ribu Jadi Harapan Sambut Lebaran di Aceh Utara

Diserbu Warga Pascabanjir, Toko Baju Rp35 Ribu Jadi Harapan Sambut Lebaran di Aceh Utara

ACEH UTARA | PASESATU.COM
— Dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Utara masih membekas pada kondisi ekonomi masyarakat. Menjelang Hari Raya Idulfitri, banyak warga kini berburu pakaian Lebaran dengan harga sangat terjangkau. Toko pakaian serba Rp35 ribu pun mendadak diserbu pembeli.

Pantauan media, Kamis (12/3/2026), toko yang menjual pakaian dengan harga Rp35 ribu per potong itu dipadati warga sejak sore hingga malam hari. Berbagai jenis pakaian tersedia, mulai dari baju anak-anak, kaos, kemeja hingga pakaian wanita.

Harga yang relatif murah menjadi daya tarik utama bagi masyarakat yang ekonominya terdampak banjir. Bagi banyak keluarga, pakaian Lebaran seharga Rp35 ribu menjadi solusi agar tetap dapat menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi anak-anak di hari raya.

Salah seorang warga Kecamatan Jambo Aye, Khadijah, mengatakan kondisi ekonomi keluarga setelah banjir membuat mereka harus lebih berhati-hati dalam mengatur pengeluaran.

“Sejauh ini kami hanya menerima bantuan sembako. Untuk kebutuhan lain, termasuk pakaian anak-anak menjelang Lebaran, kami harus berusaha sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan toko dengan harga Rp35 ribu sangat membantu masyarakat yang sedang berupaya memulihkan kondisi ekonomi pascabanjir.

Sementara itu, para pedagang mengaku jumlah pembeli meningkat signifikan menjelang Idulfitri. Banyak warga datang untuk membeli pakaian dengan harga terjangkau, terutama keluarga yang terdampak bencana banjir.

“Menjelang Lebaran memang ramai. Apalagi sekarang banyak warga yang mencari baju dengan harga murah,” kata salah seorang pedagang.

Meski demikian, warga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap pemulihan kondisi masyarakat pascabanjir. Mereka menilai bantuan yang diberikan tidak hanya sebatas sembako, tetapi juga dukungan lain agar perekonomian warga dapat kembali pulih.(*) 


Penulis : Abdul Rafar  | Editor : Syahrul