Pelindo Malahayati Siap Dukung Pengiriman Domestik dan Ekspor Produk Aceh
Penulis : Redaksi | Editor : Syahrul
![]() |
| Deputy pendukung operasi subholding Pelindo multi terminal branch malahayati Khudri Al Akbar. Dok Ist |
BANDA ACEH | PASESATU.COM — PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) terus menjalankan berbagai program sosial, lingkungan, dan ekonomi sepanjang tahun 2025 serta menyiapkan langkah strategis untuk mendorong ekspor dan penguatan logistik Aceh pada 2026, Selasa (10/02/2026).
Deputy pendukung operasi subholding Pelindo multi terminal branch malahayati Khudri Al Akbar mengungkapkan, Sepanjang 2025, Pelindo telah melaksanakan sejumlah program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menyasar berbagai sektor. Di bidang lingkungan, Pelindo terlibat dalam kegiatan pelestarian terumbu karang di kawasan pesisir Pulau Sabang sebagai upaya menjaga ekosistem laut. Selain itu, Pelindo juga menjalankan program pendidikan lingkungan bagi masyarakat.
Khudri Al Akbar juga memaparkan, di sektor pemberdayaan ekonomi, Pelindo memberikan pelatihan UMKM kepada masyarakat, termasuk pelatihan pembuatan produk jamblang bagi warga Banda Aceh. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal.
Pelindo juga rutin melaksanakan kegiatan sosial, terutama bagi masyarakat kurang mampu. Setiap bulan Ramadan, perusahaan menyalurkan santunan kepada anak yatim dan fakir miskin, membagikan sembako, serta menggelar kegiatan berbagi lainnya sebagai bentuk kepedulian sosial, ujar Akbar.
Dari sisi operasional bongkar muat, Pelindo mencatat adanya penurunan aktivitas pada tahun 2025 dibandingkan 2024. Penurunan ini disebabkan fokus kegiatan pada tahun sebelumnya yang mencakup impor beras dari Vietnam dan ekspor komoditas tertentu. Meski demikian, Pelindo memaksimalkan layanan kontainer untuk distribusi barang kebutuhan pokok yang masuk ke Aceh termasuk pengiriman mobil baru.
Semanetara itu, General Menejer Pelindo Malahayati, Capt. Agust Deritanto memaparkan, Pelindo saat ini secara rutin melayani kapal kontainer rute Banda Aceh (Pelabuhan Malahayati)–Jakarta. Pelayanan rute pelayaran ini ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para pengusaha Aceh untuk mengirimkan barang melalui jalur laut yang dinilai lebih efisien dibandingkan jalur darat.
Namun demikian, kata Capt. Agust hingga saat ini pengguna jasa kontainer masih didominasi oleh pengusaha lokal dalam jumlah terbatas. Pelindo berharap ke depan lebih banyak pelaku usaha dari berbagai daerah di Aceh, seperti Aceh Besar, Aceh Barat, dan Aceh Tengah, dapat memanfaatkan Pelabuhan Malahayati sebagai jalur distribusi utama.
Untuk pengiriman barang, Pelindo membuka ruang komunikasi dengan para pengusaha melalui agen pelayaran. Perusahaan siap mengarahkan dan memfasilitasi agar proses pengiriman barang dapat berjalan lancar hingga ke tuju, ujar Capt. Agust.
"Pada akhir tahun 2025 Pelindo menerima kapal Car Carier yang membawa mobil baru via laut dari Pelabuhan Tanjung Priok ke Pelabuhan Malahayati dan Alhamdulillah zero accident dan zerro complain, semoga kegiatan tersebut berlanjut", harap Agust.
Semantara itu, tambah Capt. Agust, Memasuki tahun 2026, Pelindo menargetkan pengembangan ekspor komoditas unggulan Aceh. Beberapa rencana yang disiapkan antara lain ekspor karet dan woodchip dari Aceh serta komoditas lainnya ke pasar luar negeri. Selain itu, Pelindo juga tetap melayani distribusi domestik untuk komoditas seperti semen dan aspal yang kebutuhannya cenderung meningkat, terutama pascabencana.
Pelindo berharap masyarakat Aceh tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga mampu menembus pasar ekspor agar perekonomian daerah dapat tumbuh lebih baik. Di sisi lain, Pelindo menegaskan komitmennya untuk terus mendukung UMKM serta mengajak seluruh pihak menjaga kelestarian lingkungan laut, khususnya terumbu karang yang saat ini mengalami penurunan, pungkas Capt. Agust Deritanto.(*)

