126 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Aceh Utara, Bupati Pastikan Stok Beras Pengungsi Aman
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Tragedi banjir yang melanda Aceh Utara memasuki hari ke-13 meninggalkan duka mendalam. Sebanyak 126 jiwa dilaporkan meninggal dunia, sementara 90 orang masih hilang dan 71 lainnya luka-luka berdasarkan data sementara dari Posko Utama Banjir. Angka korban jiwa ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam upaya penanganan bencana.
Bupati Aceh Utara, H. Ismail A Jalil, MM (Ayah Wa) saat meninjau pengungsi di Blang Peuria, Kecamatan Samudera, Kamis (4/11/2025) menyampaikan bahwa pemerintah terus memaksimalkan pencarian korban serta penanganan pengungsi. “Saat ini fokus kita pada pencarian korban, evakuasi, serta penanganan para pengungsi,” ujarnya.
Jumlah pengungsi mencapai 259.021 jiwa (73.303 KK), termasuk kelompok rentan, yakni 591 ibu hamil, 3.018 balita, 3.147 lansia, dan 201 penyandang disabilitas. Meski kondisi darurat berlangsung, Ayah Wa memastikan stok beras bantuan masih mencukupi untuk distribusi melalui kecamatan yang dikoordinir para camat.
Kerusakan akibat banjir juga sangat luas. 69.509 rumah rusak, 532 hilang, dan wilayah terdampak mencapai 275.139 jiwa (83.569 KK). Infrastruktur yang terdampak meliputi 24 puskesmas, satu rumah sakit, 23 pustu, enam posyandu, serta 369 sekolah, 32 masjid, 16 meunasah, 211 pondok pesantren/dayah, 124 ruas jalan, 12 irigasi, 68 titik sungai, dan 50 jembatan.
Dengan tingginya korban jiwa dan kerusakan besar, Ayah Wa mengajak semua pihak untuk turut membantu pemulihan di Aceh Utara. “Kami mengajak relawan dari dalam dan luar Aceh untuk membantu rakyat Aceh Utara,” tutupnya.(*)
