BERITA TERKINI

Jalan Makin Lancar, Petani Tanah Jambo Aye dan Langkahan Mulai Bawa Hasil Kebun Langsung ke Pasar

Jalan Makin Lancar, Petani Tanah Jambo Aye dan Langkahan Mulai Bawa Hasil Kebun Langsung ke Pasar

ACEH UTARA | PASESATU.COM
— Perubahan mulai terasa di tengah aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan. Petani dari Kecamatan Tanah Jambo Aye dan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, kini semakin leluasa membawa hasil kebun langsung ke pasar.

Akses jalan yang semakin mudah dilalui dinilai menjadi salah satu faktor yang membantu petani memperpendek perjalanan dari sentra produksi menuju pasar. Hasil kebun pun dapat lebih cepat sampai ke tangan konsumen dalam kondisi relatif segar.

Bagi petani, kondisi tersebut bukan sekadar soal kelancaran perjalanan. Jalan yang baik juga berkaitan langsung dengan biaya angkut, waktu tempuh, serta peluang memasarkan hasil pertanian secara lebih luas.

“Sekarang hasil kebun lebih mudah dibawa ke pasar. Waktu tempuh dari kebun juga lebih singkat, sehingga barang yang dijual masih segar. Kami masyarakat sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada pemerintah atas perhatian terhadap akses transportasi di pedesaan,” tutur Syukri, warga Kecamatan Tanah Jambo Aye, Selasa (22/9/2026).

Menurut Syukri, akses jalan yang semakin lancar memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan aktivitas ekonomi. Petani tidak hanya lebih mudah membawa hasil kebun, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berhubungan langsung dengan konsumen.

Namun, menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan perlu diikuti dengan penyediaan fasilitas pendukung lainnya.
Ia berharap pemerintah dapat menyediakan tempat berjualan yang layak bagi petani dan pedagang, terutama di kawasan pasar pagi.

“Harapan kami, pemerintah dapat menyediakan tempat jualan yang layak bagi kami untuk mencari rezeki. Kalau hujan, kami sangat kesulitan karena belum ada tempat yang memadai,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Abdul Hamid, warga Kecamatan Langkahan. Ia mengatakan, akses jalan yang semakin lancar sangat membantu petani mengangkut hasil kebun dari lokasi produksi menuju pasar.

“Dengan jalan yang sudah lebih mudah dilalui, hasil kebun bisa lebih cepat sampai ke pasar. Ini sangat membantu kami sebagai petani, karena hasil yang dibawa masih segar dan tidak terlalu lama dalam perjalanan,” kata Abdul Hamid.

Ia berharap perhatian terhadap infrastruktur pedesaan terus berlanjut, terutama terhadap jalan yang menjadi salah satu jalur utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi.

Selain jalan, Abdul Hamid juga berharap adanya tempat berjualan yang lebih layak bagi petani dan pedagang.

“Kalau ada tempat jualan yang layak, kami tentu sangat terbantu. Saat hujan, kami tidak lagi kebingungan mencari tempat untuk berjualan. Kami berharap pemerintah bisa memperhatikan hal ini,” ujarnya.

Aktivitas petani tersebut terlihat dalam pantauan Amatan Media di Pasar Pagi Kota Panton Labu. Hasil kebun dari wilayah Tanah Jambo Aye dan Langkahan menjadi bagian dari aktivitas perdagangan yang mempertemukan petani dengan konsumen secara langsung.

Kondisi ini menunjukkan bahwa akses transportasi dan fasilitas perdagangan memiliki keterkaitan erat dengan pergerakan ekonomi masyarakat. Ketika hasil kebun lebih mudah dibawa ke pasar, peluang produk lokal untuk dipasarkan secara langsung juga semakin terbuka.

Bagi petani, jalan yang lancar adalah awal. Mereka kini berharap akses tersebut dilengkapi dengan tempat berjualan yang layak, agar hasil kebun yang dibawa dari desa tidak hanya cepat sampai ke pasar, tetapi juga dapat diperdagangkan dengan lebih nyaman dan tertata.***

Editor : Syahrul