BERITA TERKINI

SMKN 1 Tanah Jambo Aye Gencarkan Promosi Produk dan Layanan BLUD, Dorong Kemandirian dan Jiwa Wirausaha Siswa SMK


ACEH UTARA | PASESATU.COM
–  SMKN 1 Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, yang berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), mulai menggenjot promosi produk dan jasa hasil karya siswa melalui pembagian brosur kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dilakukan di Simpang Empat Kota Panton Labu, Senin (10/8/2026), sebagai bagian dari upaya memperkenalkan keberadaan unit Teaching Factory (Tefa) sekaligus layanan kejuruan yang dimiliki sekolah kepada masyarakat luas dan calon peserta didik baru.

Kepala SMKN 1 Tanah Jambo Aye, Fardian, M.Kom, mengatakan promosi tersebut bukan sekadar membagikan brosur, tetapi menjadi langkah untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa SMK tidak hanya mencetak siswa dengan kemampuan teori, melainkan juga menghasilkan produk dan jasa yang memiliki nilai ekonomi.

“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa SMK mampu menghasilkan produk berkualitas dan bernilai ekonomis. Ini juga menjadi bukti nyata keterampilan kerja yang dimiliki siswa,” ujar Fardian.

Melalui konsep Teaching Factory, siswa diarahkan untuk belajar dengan pendekatan dunia kerja. Produk maupun jasa yang dihasilkan tidak berhenti sebagai tugas praktik di lingkungan sekolah, tetapi didorong agar dapat diperkenalkan dan dipasarkan kepada masyarakat.

Berbagai bidang keahlian menjadi bagian dari potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari produk Desain Komunikasi Visual, teknik hingga jasa layanan praktis sesuai kompetensi yang tersedia di sekolah.

Bagi SMKN 1 Tanah Jambo Aye, langkah tersebut sekaligus menjadi upaya membangun kepercayaan publik terhadap pendidikan vokasi. Masyarakat diharapkan dapat melihat secara langsung bahwa keterampilan siswa memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk yang mampu bersaing dan menghasilkan nilai tambah.

Di sisi lain, promosi ini juga diarahkan untuk menarik minat calon siswa baru. Dengan menampilkan hasil karya dan aktivitas produktif siswa, calon peserta didik diharapkan tidak lagi memandang SMK hanya sebagai tempat belajar keterampilan, tetapi sebagai lembaga pendidikan yang mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja sekaligus membuka peluang kewirausahaan.

Status BLUD yang disandang SMKN 1 Tanah Jambo Aye juga menjadi tantangan tersendiri. Sekolah dituntut tidak hanya mampu mengelola pendidikan, tetapi juga mengembangkan potensi unit produksi dan jasa secara profesional, transparan, serta berorientasi pada peningkatan kompetensi siswa.

Promosi di ruang publik seperti Simpang Empat Kota Panton Labu menjadi salah satu cara untuk membawa hasil karya siswa keluar dari lingkungan sekolah agar lebih dikenal masyarakat.

Pesannya jelas: karya siswa jangan hanya menjadi pajangan di ruang praktik. Jika kualitasnya mampu bersaing, produk dan jasa layanan SMK harus berani diperkenalkan, dipasarkan, dibeli dan dipakai masyarakat.***

Penulis : Abdul Rafar