USDT Tembus Rp18.000, Sentuh Rp18.087
JAKARTA | PASESATU.COM– Harga Tether (USDT), aset kripto berjenis stablecoin yang nilainya dirancang mengikuti dolar Amerika Serikat (AS), kembali menguat terhadap rupiah pada perdagangan Kamis (4/6/2026). Berdasarkan data pasar terbaru, USDT diperdagangkan di level Rp18.059 atau naik 0,92 persen dalam 24 jam terakhir.
Penguatan tersebut membawa USDT menembus level psikologis Rp18.000 dan sempat menyentuh harga tertinggi harian di Rp18.087. Sementara itu, harga terendah dalam periode yang sama tercatat di Rp17.893.
USDT merupakan salah satu aset digital yang banyak digunakan dalam perdagangan kripto global. Berbeda dengan Bitcoin atau aset kripto lain yang memiliki volatilitas tinggi, nilai 1 USDT umumnya dipatok mendekati US$1 sehingga kerap dijadikan acuan transaksi dan penyimpanan dana di pasar kripto.
Kenaikan harga USDT terhadap rupiah turut diiringi aktivitas perdagangan yang tinggi. Volume transaksi USDT/IDR dalam 24 jam terakhir mencapai Rp165,88 miliar atau setara 9,21 juta USDT, menunjukkan tingginya aktivitas pelaku pasar.
Dari sisi teknikal, harga USDT saat ini bergerak di atas indikator Exponential Moving Average (EMA) utama. EMA7 berada di level Rp17.894, EMA25 di Rp17.686, dan EMA99 di Rp17.316. Posisi tersebut mengindikasikan tren penguatan masih mendominasi pergerakan harga dalam jangka pendek hingga menengah.
Grafik perdagangan harian juga memperlihatkan dominasi tekanan beli yang mendorong harga terus bergerak naik sejak pertengahan Mei. Kondisi ini membuat USDT bertahan di area tertinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Data Perdagangan USDT/IDR 24 Jam Terakhir:
- Harga terkini: Rp18.059
- Perubahan: +0,92 persen
- Harga tertinggi (high): Rp18.087
- Harga terendah (low): Rp17.893
- Volume perdagangan: Rp165,88 miliar
- Volume transaksi: 9,21 juta USDT
Pelaku pasar disarankan tetap mencermati volatilitas pasar aset digital serta perkembangan sentimen ekonomi global yang dapat memengaruhi pergerakan harga USDT dan nilai tukar di pasar domestik.***



