BERITA TERKINI

Hunian Sementara dengan Wifi dan Listrik, 216 Huntara di Langkahan Segera Dihuni

Penulis : Syahrul | Editor : Tim Pasesatu

ACEH UTARA | PASESATU.COM — Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, hampir seluruhnya rampung. Total sebanyak 216 unit huntara dibangun di dua desa, masing-masing 180 unit di Desa Tanjong Dalam dan 36 unit di Desa Simpang Tiga, dan kini siap memasuki tahap serah terima kepada warga.


Site Operational Manager proyek huntara, Indrawan Sati Hutagalung,Kamis (22/01/2026), mengatakan bahwa progres pembangunan di Desa Tanjong Dalam telah mencapai 99 persen. Seluruh pekerjaan utama hunian telah selesai, sementara saat ini hanya dilakukan perbaikan kecil atau defeksi sebelum diserahkan kepada masyarakat.

“Untuk Desa Tanjong Dalam, jumlah hunian yang dibangun sebanyak 180 unit. Saat ini progresnya sudah 99 persen, seluruh bangunan hunian pada dasarnya telah selesai,” ujar Indrawan.

Ia menjelaskan, pembangunan huntara di Kecamatan Langkahan dilakukan di dua titik lokasi, yakni Desa Tanjong Dalam dan Desa Simpang Tiga. Dari total 216 unit, sebanyak 36 unit dibangun di Desa Simpang Tiga, sementara sisanya berada di Desa Tanjong Dalam.

Menurut Indrawan, pihak pelaksana bersama Danantara dan PT PP menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dalam pekan ini. Dengan demikian, proses serah terima huntara kepada warga terdampak bencana direncanakan dapat dilakukan pada pekan depan.

“Insyaallah minggu ini semua pekerjaan kita selesaikan. Minggu depan kami sudah siap melakukan serah terima secara keseluruhan kepada warga,” katanya.

Ia menambahkan, proses pembangunan huntara ini berlangsung relatif singkat, dengan waktu pengerjaan sekitar dua pekan. Selain unit hunian, berbagai fasilitas pendukung juga disiapkan untuk menunjang kebutuhan dasar dan kenyamanan penghuni.

Di kawasan huntara telah tersedia fasilitas umum berupa mushala, dapur umum, toilet, serta taman bermain anak. Sementara itu, setiap unit rumah dilengkapi dengan perabotan dasar seperti lemari, tempat tidur, bantal, dan selimut.

“Setiap hunian juga sudah dilengkapi kipas angin. Listrik sudah tersedia untuk masing-masing unit, serta ada layanan wifi gratis dari Telkomsel,” jelasnya.

Untuk kebutuhan air bersih, pihak pelaksana telah membangun dua titik sumur bor. Indrawan memastikan air bersih di kawasan tersebut mencukupi dan layak digunakan oleh penghuni.

“Alhamdulillah, airnya lancar dan bersih,” tambahnya.

Melalui pembangunan huntara ini, Indrawan berharap hunian sementara tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi warga terdampak bencana dan membantu proses pemulihan kehidupan masyarakat.

“Mudah-mudahan hunian yang kami bangun ini bisa benar-benar bermanfaat bagi warga yang terdampak bencana. Inilah kontribusi yang dapat kami berikan,” pungkasnya.(*)