25 SD di Tanah Jambo Aye Kembali Beroperasi, Empat Sekolah Masih Gunakan Tenda Belajar
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Proses belajar mengajar di Sekolah Dasar (SD) yang terdampak banjir di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, mulai berangsur normal. Seluruh 25 SD di kecamatan tersebut telah kembali melaksanakan kegiatan pembelajaran, meskipun sebagian masih dilakukan dalam kondisi darurat.
Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Tanah Jambo Aye, M. Yusuf M. Amin, S.Pd., M.Pd, mengatakan seluruh sekolah sudah dapat menjalankan aktivitas belajar mengajar pascabanjir.“Untuk proses belajar mengajar, semua SD sudah bisa digunakan,” kata Yusuf, Selasa (20/1/2026).
Namun demikian, Yusuf menjelaskan masih terdapat empat sekolah yang terpaksa melaksanakan pembelajaran di tenda darurat karena ruang kelas belum sepenuhnya layak digunakan. Keempat sekolah tersebut yakni SD Negeri 4, SD Negeri 6, SD Negeri 9, dan SD Negeri 24 Tanah Jambo Aye.
Menurutnya, kondisi ruang kelas di sekolah-sekolah tersebut masih dipenuhi lumpur sisa banjir sehingga dinilai belum aman bagi siswa.
"Ruang kelas belum bisa digunakan karena lumpur masih sangat banyak. Namun, kemungkinan dalam minggu ini sudah bisa dipindahkan dari tenda belajar ke ruang kelas,” ujarnya.
Sementara itu, sekolah-sekolah yang telah kembali menggunakan ruang kelas juga masih menghadapi keterbatasan sarana. Seluruh mobiler sekolah yang sebelumnya dievakuasi ke Jambawai dilaporkan tidak lagi tersedia.
"Untuk mobiler, semua sekolah yang dibawa ke Jambawai tidak ada lagi. Jadi anak-anak sekarang belajar dalam kondisi lesehan,” kata Yusuf.
Saat ini, sejumlah siswa masih harus belajar di tenda darurat dengan sistem lesehan sembari menunggu proses pembersihan ruang kelas serta pemulihan sarana dan prasarana pendidikan pascabanjir.
Meski dalam kondisi terbatas, Yusuf memastikan kegiatan pendidikan tetap berjalan. Ia berharap dukungan pemerintah dan berbagai pihak agar pemulihan fasilitas sekolah dapat segera diselesaikan."Yang terpenting anak-anak tetap bisa belajar meskipun dalam kondisi serba terbatas,” tutupnya.

