LPG Oplosan Diduga Beredar, Ketua PWO Aceh Utara Minta Aparat Bertindak Tegas
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Dugaan peredaran LPG oplosan mulai meresahkan masyarakat di sejumlah wilayah Aceh, termasuk Aceh Utara. Keberadaan gas elpiji yang tidak sesuai standar ini dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna, terutama rumah tangga yang bergantung pada LPG untuk kebutuhan sehari-hari.
Ketua Persatuan Wartawan Online (PWO) Aceh Utara, Marzuki, menyampaikan keprihatinannya terkait isu tersebut. Saat ditemui di kawasan Panton Labu, Senin (22/12/2025), ia mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera mengambil langkah tegas guna mencegah dampak yang lebih luas.
“Jika benar LPG oplosan beredar di tengah masyarakat, ini sangat berbahaya. Keselamatan warga harus menjadi perhatian utama. Aparat perlu menelusuri jalur distribusinya dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat,” ujar Marzuki.
Ia menilai, peredaran LPG yang tidak sesuai standar tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat memicu risiko kebakaran maupun ledakan yang membahayakan nyawa dan harta benda. Oleh karena itu, ia berharap pengawasan terhadap distribusi LPG, khususnya LPG bersubsidi, dapat diperketat.
Marzuki juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat membeli LPG. Warga diminta memastikan tabung gas dibeli dari agen atau pangkalan resmi serta tidak mudah tergiur harga murah yang tidak wajar.
Sementara itu, pihak kepolisian dikabarkan terus melakukan pemantauan dan upaya penertiban terhadap dugaan peredaran LPG oplosan di wilayah Aceh Utara. Masyarakat diharapkan turut berperan aktif dengan melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran LPG yang mencurigakan.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya sinergi antara aparat, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keselamatan publik serta mencegah beredarnya barang berbahaya yang dapat merugikan banyak pihak. (*)
