BERITA TERKINI

Puskesmas Tanah Jambo Aye Butuh Tambahan Ruangan Rawat Inap, Komisi V DPRK Aceh Utara Turun Tinjau


ACEH UTARA | PASESATU.COM
– Komisi V DPRK Aceh Utara melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Tanah Jambo Aye, Selasa (4/11/2025), untuk meninjau langsung kondisi pelayanan kesehatan dan keterbatasan fasilitas rawat inap di puskesmas tersebut.

Ketua Komisi V DPRK Aceh Utara, Razali atau akrab disapa Tgk. Jeunip, mengatakan hasil kunjungan menunjukkan bahwa kapasitas ruangan rawat inap saat ini tidak lagi memadai untuk menampung jumlah pasien yang terus meningkat, terutama pada musim hujan di mana kasus ISPA melonjak tajam.

“Pasien meningkat, terutama ISPA, tapi kapasitas puskesmas tidak bertambah. Ruang rawat inap hanya 16 bed. Akibatnya, pasien terpaksa dirawat di ruang UGD,” ujar Tgk. Jeunip.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut sudah disampaikan kepada Dinas Kesehatan Aceh Utara untuk diusulkan penambahan ruangan dan bed pasien pada anggaran tahun 2026. Menurutnya, posisi Puskesmas Tanah Jambo Aye sangat strategis karena berada di jalur lintas utama, sehingga pasien dari berbagai kecamatan sekitar seperti Madat(Aceh Timur), Langkahan, dan Lhok Beuringen sering dirujuk ke sini.

“Lokasinya di jalur lintas, jadi wajar puskesmas ini sering penuh. Banyak pasien yang datang bukan hanya dari Tanah Jambo Aye, tapi juga dari kecamatan tetangga. Kami minta pemerintah daerah memberi perhatian khusus dengan menambah ruangan dan fasilitas rawat inap,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Tanah Jambo Aye menjelaskan bahwa banyak pasien yang seharusnya dirawat inap terpaksa ditempatkan di ruang gawat darurat (UGD) karena tidak tersedia ruang tambahan.

“Kami tidak bisa menolak pasien, apalagi kondisi ekonomi masyarakat rendah. Banyak pasien ISPA yang perlu perawatan intensif, tapi ruangan penuh. Kadang kami rawat sementara di UGD agar tetap tertangani,” ujarnya.

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRK terhadap pelayanan publik, khususnya bidang kesehatan, agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang layak dan manusiawi.(*)