BERITA TERKINI

Kelompok Tani Raja Blang Desa Bintah Dorong Produktivitas Pertanian dengan Pompanisasi


ACEH TIMUR | PASESATU.COM
- Kelompok Tani Raja Blang di Desa Bintah, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, yang dipimpin oleh Zulkarnaini, mengelola lahan seluas 25 hektar. 

Kelompok tani ini sangat membutuhkan sistem pompanisasi untuk mendukung irigasi dan meningkatkan hasil panen. Target produksi mereka adalah tiga kali setahun.

Ketiadaan pompa air yang memadai menjadi kendala utama bagi Kelompok Tani Raja Blang dalam mengoptimalkan lahan pertanian mereka. Jika pompanisasi dapat segera direalisasikan, produksi padi dan komoditas lain di lahan ini diprediksi meningkat signifikan, sehingga mampu meningkatkan pendapatan petani lokal sekaligus mendukung upaya swasembada pangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Kelompok Tani Raja Blang, Zulkarnaini, menyatakan, “Kami berharap ada dukungan dari pemerintah dan pihak terkait agar pompanisasi dapat segera terwujud. Hal ini sangat penting bagi keberlangsungan pertanian di desa kami.”
Sementara itu, Sofyan (50), salah seorang petani anggota kelompok, mengharapkan pompanisasi yang digerakkan oleh tenaga listrik agar pekerjaan lebih efisien dan hasil panen lebih maksimal.

Realisasi pompanisasi berbasis listrik akan berdampak langsung pada produktivitas pertanian, kesejahteraan anggota kelompok, serta ketahanan pangan desa. Dukungan ini sejalan dengan visi nasional Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan produksi pangan lokal dan mencapai swasembada pangan.

Anggota DPRK Aceh Timur dari Fraksi PKB, Mahmuddin, mengapresiasi langkah yang dilakukan Kelompok Tani Raja Blang. Ia menegaskan dukungan penuh bagi kelompok tani dalam mewujudkan pompanisasi demi meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat desa.

Lahan 25 hektar yang dikelola Kelompok Tani Raja Blang menjadi simbol semangat petani Desa Bintah yang terus berupaya mengembangkan pertanian di tengah keterbatasan sarana. Dengan dukungan pemerintah dan lembaga terkait, harapan untuk produktivitas yang lebih tinggi termasuk melalui pompa listrik bukan lagi sekadar mimpi, sekaligus turut mendukung cita-cita nasional swasembada pangan.(*)