Banjir Rendam Cot Girek, Warga Terisolir Akibat Listrik Padam dan Akses Jalan Tak Bisa Dilalui
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Utara sejak Selasa malam hingga Rabu pagi menyebabkan Sungai Krueng Peuto meluap dan merendam 15 gampong di Kecamatan Cot Girek. Banjir mulai masuk ke permukiman warga pada pukul 01.00 WIB dini hari, Rabu (26/11/2025), membuat warga panik dan terpaksa mengungsi ke menasah desa masing-masing.
Adapun gampong terdampak meliputi, Batu XII, Lhok Merbo, Kampung Bantan, Alue Seumambu, Kampung Tempel, U Baro, Trieng, Cot Girek, Alue Drien, Lhok Reuhat, Ulee Gampong, Beurandang Dayah, Beurandang Krueng, Beurandang Asan, dan Seupeng.
Ketinggian air mencapai 40–80 sentimeter dan berpotensi meningkat akibat curah hujan yang masih tinggi. Pihak desa memastikan kerugian jiwa nihil.
Situasi semakin memburuk ketika listrik padam dan sejumlah titik akses jalan utama terendam sehingga tidak bisa dilalui, yaitu pada KM 3, KM 5, KM 7, KM 10, hingga KM 11. Kondisi ini menyebabkan warga benar-benar terisolir dari pusat kecamatan maupun wilayah sekitar.
Seorang warga Gampong Alue Drien, Syahrul, mengatakan banjir kali ini lebih parah dibanding sebelumnya.
“Air mulai masuk sejak jam satu dini hari. Kami tidak sempat menyelamatkan banyak barang. Listrik padam, jalan dari KM 3 sampai KM 11 tidak bisa dilalui, dan kami tidak bisa ke mana-mana,” ujarnya.
Debit air Sungai Krueng Peuto yang mengalir ke arah Kecamatan Lhoksukon juga terus meningkat, sehingga warga diimbau tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.(*)
