Apresiasi GTK Berprestasi Aceh Utara: Wadah Inovasi dan Profesionalisme Guru
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Dinas Pendidikan Aceh melalui Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Utara menggelar kegiatan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi jenjang SMA, SMK, dan SLB pada 24–26 Oktober 2025.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga seleksi tingkat kabupaten bagi peserta yang akan mewakili Aceh Utara pada kompetisi GTK Berprestasi tingkat provinsi.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Utara, Muhammad Johan, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan motivasi dan semangat para pendidik.
“Apresiasi ini mendorong guru dan tenaga kependidikan untuk terus mengembangkan kompetensi dan dedikasi. Penghargaan ini juga menjadi bentuk apresiasi atas inovasi serta kualitas pendidikan yang telah mereka ciptakan,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP, melalui pesan resminya menekankan pentingnya peran guru berprestasi sebagai inspirator di lingkungan pendidikan.
“Guru berprestasi menjadi teladan bagi rekan sejawat dan siswa. Teruslah berinovasi, karena keberhasilan pendidikan daerah sangat bergantung pada profesionalisme pendidik,” pesannya.
Sebanyak 68 peserta berkompetisi dalam ajang ini melalui serangkaian tahapan seleksi ketat, meliputi penilaian portofolio, naskah inovasi atau praktik baik, video, wawancara, dan tes tertulis.
Ajang ini juga menjadi sarana bagi para pendidik untuk saling berbagi ide dan pengalaman dalam meningkatkan mutu pembelajaran.
Beberapa peserta turut membagikan kisah dan motivasi mereka. Seorang guru SMA asal Lhoksukon menyampaikan,
“Saya ingin menunjukkan bahwa inovasi sederhana di kelas bisa meningkatkan prestasi siswa. Semangat saya adalah melihat mereka percaya diri dan berhasil dalam ujian maupun lomba.”
“Kegiatan ini mendorong saya mencoba metode pengajaran baru berbasis teknologi, agar siswa lebih aktif dan kreatif. Saya ingin menjadi teladan bagi rekan sejawat.”
“Motivasi saya ikut seleksi ini adalah untuk belajar dari guru lain dan berbagi praktik terbaik. Anak-anak kami pantas mendapatkan pendidikan berkualitas, dan kami harus terus berinovasi.”
Dalam kegiatan tersebut, panitia menetapkan juara 1, 2, dan 3 yang berhak menerima penghargaan dan hadiah uang tunai. Pemenang pertama akan melanjutkan ke tingkat provinsi untuk mewakili Aceh Utara.
Muhammad Johan menegaskan bahwa peningkatan kompetensi guru akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas peserta didik.
“Guru yang profesional dan inovatif akan melahirkan siswa yang unggul dan siap berkompetisi,” katanya.
Melalui kegiatan Apresiasi GTK Berprestasi 2025, Dinas Pendidikan Aceh Utara meneguhkan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang profesional, inovatif, dan berkelanjutan di kalangan pendidik.
Ajang ini menjadi bukti nyata bahwa profesionalisme, inovasi, dan dedikasi guru merupakan kunci utama keberhasilan pendidikan di Aceh Utara. (*)
