BERITA TERKINI

Usaha Gorengan di Pinggir Jalan Nasional Bireuen Tumbuh dengan Strategi Sederhana

Mawar, anak dari Juli, tampak membantu melayani pembeli gorengan di warung kecil mereka yang berlokasi di pinggir jalan lintas Sumatera, Desa Cot Ijo, Kecamatan Peusangan, Bireuen, Kamis (11/9/2025). Foto Abdul Rafar / pasesatu.com

BIREUEN | PASESATU.COM
– Aktivitas usaha mikro di Kabupaten Bireuen terus menunjukkan geliat. Salah satunya usaha gorengan yang dikelola Juli (50), warga asal Kota Lhokseumawe yang kini menetap di Desa Paya Meuneng. Bersama anaknya, Juli setiap hari menggelar lapak gorengan di jalur utama Banda Aceh–Medan, tepatnya di Desa Cot Ijo, Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. 

Menurut Juli, lokasi pinggir jalan nasional menjadi salah satu strategi pemasaran yang efektif. “Lebih banyak orang singgah kalau jualan di jalur utama, karena lalu lintasnya ramai dan pembeli bisa langsung menikmati gorengan sambil beristirahat,” katanya, Kamis (11/9/2025).

Dengan harga Rp1.000 per potong, usaha gorengan ini memiliki segmen pasar yang luas, mulai dari sopir angkutan umum, penumpang bus antarkota, hingga masyarakat sekitar. “Pernah sekali habis diborong penumpang bus yang mampir,” ungkapnya.

Konsumen juga menilai kualitas menjadi faktor penting. Adi (40), sopir mobil penumpang jumbo, mengaku kerap mampir. “Saya pilih gorengan di sini karena rasanya lebih garing. Harganya sama dengan tempat lain, tapi kualitasnya lebih baik,” ujarnya.

Usaha kecil seperti yang dijalankan Juli membuktikan bahwa dengan modal terbatas dan strategi lokasi yang tepat, peluang ekonomi tetap terbuka lebar. Kehadiran usaha mikro di pinggir jalan nasional tidak hanya mendukung perekonomian keluarga, tetapi juga menggerakkan transaksi harian di tingkat lokal.

Editor : Syahrul Usman