BERITA TERKINI

Pemerintah Perkuat Sistem Subsidi Pupuk, Tani Merdeka Beri Dukungan

Don Muzakir
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Don Muzakir. Dok Ist

JAKARTA | PASESATU.COM
– Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah dalam memperkuat sistem subsidi pupuk sekaligus memastikan distribusi berjalan transparan dan tepat sasaran.

Menurut Don, inisiatif PT Pupuk Indonesia yang membuka pendaftaran calon pelaku usaha distribusi (PUD) secara terbuka menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjaga integritas penyaluran pupuk bersubsidi.

“Petani membutuhkan jaminan bahwa pupuk subsidi benar-benar sampai ke tangan mereka tanpa hambatan rantai distribusi yang berbelit. Karena itu, kami sangat mengapresiasi langkah PT Pupuk Indonesia yang menghadirkan mekanisme partisipasi berbasis sistem digital,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Rabu (10/9/2025).

Ia menekankan, keterbukaan dalam proses pendaftaran hingga distribusi pupuk merupakan fondasi penting untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kami di Tani Merdeka percaya bahwa kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan komunitas petani akan mempercepat transformasi sektor pertanian menuju arah yang lebih modern, adil, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Selama ini, subsidi pupuk menjadi salah satu penopang utama produktivitas petani kecil. Namun, masalah distribusi dan lemahnya pengawasan kerap menjadi perhatian publik.

Dengan adanya sistem digital, seperti penggunaan aplikasi dimas.pupuk-indonesia.com, Don berharap penyaluran pupuk bersubsidi bisa lebih terpantau dan meminimalisir potensi penyimpangan.

“Kami sepenuhnya mendukung kebijakan yang berpihak pada petani. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah menunjukkan komitmen serius terhadap upaya swasembada pangan. Kini tinggal bagaimana semua pihak bersinergi agar pupuk subsidi benar-benar menjadi instrumen pemerataan sekaligus peningkatan kesejahteraan petani,” pungkas Don Muzakir.(*) 

Editor : Syahrul Usman