Harga Gabah Ditetapkan Rp6.500/kg, Bulog Siap Serap 3 Juta Ton untuk Swasembada Pangan!.
JAKARTA – Kabar gembira untuk para petani di seluruh Indonesia! Presiden Joko Widodo telah menetapkan harga pembelian gabah sebesar Rp6.500 per kilogram. Kementerian Pertanian (Kementan) pun memastikan kebijakan ini akan berjalan optimal demi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa Perum Bulog (Badan Urusan Logistik) memiliki kewajiban untuk menyerap setidaknya 3 juta ton gabah selama musim panen raya yang diperkirakan akan berlangsung dari Januari hingga Maret 2025.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani, sekaligus memperkuat stok pangan nasional.
“Kami ingin petani mendapatkan harga yang layak untuk hasil panen mereka. Dengan adanya kepastian harga dan serapan yang baik, petani akan lebih termotivasi untuk meningkatkan produktivitas,” ujar Andi Amran Sulaiman.
Lebih lanjut, Mentan menjelaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya menguntungkan petani, tetapi juga berkontribusi pada upaya mewujudkan swasembada pangan.
Ketersediaan stok pangan yang cukup akan menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasar, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan pangan.
Pemerintah mengajak semua pihak, baik dari kalangan pemerintah maupun swasta, untuk bekerja sama dalam menyukseskan kebijakan ini. Sinergi antara berbagai pihak terkait akan sangat penting untuk memastikan penyerapan gabah berjalan lancar dan petani mendapatkan manfaat yang maksimal.
“Kami berharap semua pihak dapat mendukung upaya ini demi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan bangsa. Mari bersama-sama menjaga dan mengawasi penyerapan gabah agar masa depan pertanian Indonesia semakin sejahtera,” pungkas Mentan.(Muliadi)***
