Rumah Terbakar, Warga Desa Tanjung Ara Kembali Mengungsi Setelah Sebelumnya Terdampak Banjir
Berdasarkan keterangan warga setempat, beberapa rumah yang terbakar diketahui baru saja dibersihkan dari sisa lumpur dan kerusakan akibat banjir. Namun, sebelum perbaikan dilakukan secara menyeluruh, musibah kebakaran kembali menimpa permukiman tersebut dan mengakibatkan warga kehilangan tempat tinggal beserta harta benda mereka.
Akibat kejadian itu, para korban terpaksa mengungsi dan bertahan dalam kondisi darurat. Menjelang sore hari, Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, meninjau langsung lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan masa panik kepada para korban.
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan dasar, serta pendirian tenda pengungsian sebagai tempat tinggal sementara. Tenda yang digunakan merupakan tenda milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang disiapkan untuk menampung warga terdampak.
Pada malam hari, para korban kebakaran bermalam di tenda pengungsian dengan fasilitas terbatas. Mereka berharap adanya penanganan lanjutan dari pemerintah daerah, tidak hanya berupa bantuan darurat, tetapi juga penyediaan hunian sementara (huntara) yang lebih layak sebelum pembangunan rumah permanen dilakukan.
Harapan tersebut disampaikan mengingat musibah kebakaran terjadi dalam waktu yang berdekatan dengan bencana banjir, serta menjelang bulan suci Ramadhan, di tengah kondisi ekonomi warga yang belum sepenuhnya pulih.
Hingga berita ini diturunkan, instansi terkait masih melakukan pendataan terhadap jumlah korban terdampak, besaran kerugian material, serta kebutuhan lanjutan yang diperlukan oleh warga Desa Tanjung Ara pascakebakaran.(*)
