Kaki Kecil di Atas Genangan: Siswa SDN 6 Tanah Jambo Aye Terpaksa Belajar di Tenda yang Terendam Air
Sejak kegiatan belajar kembali dimulai pada 5 Januari 2026, ratusan siswa tidak dapat menggunakan ruang kelas karena bangunan sekolah belum sepenuhnya dibersihkan dan diperbaiki. Sebagai solusi sementara, sekolah memanfaatkan tenda bantuan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Namun, hujan deras yang mengguyur kawasan itu sejak Kamis malam (8/1/2026) hingga pagi hari menyebabkan lantai tenda digenangi air keruh bercampur lumpur. Kondisi tersebut membuat siswa tidak lagi dapat belajar dengan duduk di lantai seperti sebelumnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan, anak-anak terpaksa belajar sambil duduk di atas kursi plastik yang dipinjam dari warga dan perangkat gampong setempat. Kursi-kursi itu menjadi satu-satunya alas agar mereka terhindar dari genangan air yang memenuhi tenda.
“Tidak ada pilihan lain. Kalau tidak menggunakan kursi pinjaman warga, anak-anak harus belajar sambil berendam air,” ujar salah seorang guru di sekolah tersebut saat ditemui di lokasi.
Meski berada dalam kondisi yang jauh dari kata layak, para siswa tetap mengikuti pelajaran dengan penuh semangat. Bahkan, di sela-sela pembelajaran, mereka masih melakukan kegiatan penyemangat seperti tepuk tangan bersama, meski sebagian pakaian mereka basah dan udara terasa dingin.
Kondisi ini menambah daftar panjang persoalan pascabanjir yang belum tertangani secara tuntas, khususnya di sektor pendidikan. Sejumlah fasilitas sekolah, termasuk meja dan kursi belajar, dilaporkan rusak berat dan tidak dapat digunakan sejak banjir 26 November 2025 lalu.
Pihak sekolah dan masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah, Pemerintah Aceh, hingga pemerintah pusat. Mereka mendesak percepatan rehabilitasi ruang kelas agar siswa dapat kembali belajar di bangunan yang aman dan layak.
Selain itu, kebutuhan mendesak lainnya adalah pengadaan meja dan kursi belajar baru serta penyediaan fasilitas darurat yang lebih aman, seperti tenda beralas panggung, guna mengantisipasi genangan air di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
Pendidikan merupakan hak dasar setiap anak. Di pelosok Aceh Utara, hak tersebut kini diuji oleh keterbatasan dan kondisi alam. Anak-anak di SDN 6 Tanah Jambo Aye masih bertahan, belajar di tengah genangan, sambil menunggu kehadiran solusi nyata dari para pemangku kebijakan.(*)