BERITA TERKINI

Aceh Timur Memohon: “Tetapkan Banjir Sumatera Sebagai Bencana Nasional!”


ACEH TIMUR | PASESATU.COM
– Kecewa, putus asa, dan marah, itulah yang tergambar di wajah warga Aceh Timur saat mereka turun ke jalan menuntut keadilan dan perhatian dari pemerintah pusat. Mereka meminta Presiden Prabowo Subianto menetapkan banjir besar yang melanda Sumatera sebagai bencana nasional.

Aksi ini dipimpin oleh Ketua Koordinator, Zahri Sulaiman, dengan Masri bertindak sebagai juru bicara. Masri menyampaikan tuntutan warga dengan suara bergetar: batas waktu hingga 30 Desember 2025. “Jika tuntutan ini tidak terpenuhi, Aceh memiliki hak untuk memisahkan diri dari NKRI,” tegas Masri, sambil menahan air mata. Pernyataan itu menggema di tengah lautan warga yang kehilangan rumah, sawah, dan sumber penghidupan akibat banjir yang terus merenggut harapan mereka.

Tangis anak-anak, kecemasan orang tua, dan harapan yang tersisa bercampur dalam setiap seruan warga. Mereka memohon agar penderitaan yang menimpa Aceh Timur dan wilayah terdampak lainnya tidak lagi diabaikan, dan bantuan darurat segera diberikan.

Warga menegaskan keberanian mereka untuk bersuara, meski menghadapi ketidakpastian dan potensi risiko, demi menuntut keadilan dan keselamatan bagi komunitas mereka.

Hingga saat ini, pemerintah pusat belum memberikan tanggapan resmi. Warga Aceh Timur menatap hari-hari mendatang dengan campuran cemas, harap, dan doa, berharap suara mereka terdengar sebelum batas waktu yang mereka tetapkan tiba.(*)